Tampilkan postingan dengan label Behind the scene. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Behind the scene. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Bread Week Roti Baso Teriyaki




Niat bangeddd ikut acara bread week NCC. Secara belum canggih  ngulenin adonan roti. Tapi ikut ahhhh 
, jadi bikin roti yang skala kecil aja, biar gak gempor gempor amat tangannya. Itu pun pake acara ketidurannn, akhirnya adonannya terlalu mengembang sampai harus ditata ulang. Well, meskipun jadi kegedean, tapi masih enak ( rasa isian sangat menolong mengangkat citra roti ) Jadi dehhhhh roti gaban ayam teriyakiiii.

Resepnya ngikutin Saji, modif berdasarkan pengalaman bikin roti yang gak ngembang karena masalah ragi mati.

Roti baso teriyaki
Saji edisi 255
Bahan :
275 gram tepung terigu protein tinggi
50 gram tepung terigu protein sedang
½ bungkus ragi instan
50 gram gula pasir
1 butir telur
50ml minyak goring
½ sdt garam
35 gram saus tomat, masukkan dalam piping bag

Bahan isi :
¼ buah bawang Bombay, cincang halus
2 sing bawang putih cincang halus
1 cm jahe, dimemarkan
100 gram daging giling ( aku ganti ayam)
150 gram kentang kupas, potong dadu
1 sdm saus teriyaki siap pakai
½ sdm kecap manis
½ sdt kecap asin
¼ sdt merica bubuk
 ¼ sdt gula pasir
1 batang bawang daun, iris halus
100 ml air
1 sdm minyak untuk menumis.

Cara membuat :
1.    Isi :, panaskan minyak, tumis bawang Bombay, bawang putih, jahe, sampai harum. Masukkan ayam. Tumis hingga berubah warna. Tambahkan kentang, aduk rata.
2.    Masukkan saus teriyaki, kecap manis, kecap asin, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Tambahkan air. Masak sampai meresap. Angkat, sisihkan.
3.    Aku buat bing ragi dulu, untuk memastikan ragi masih dalam keadaan baik. Aku campu ragi, air hangat dan gula pasir. Airnya hanya pakai 100 cc dulu, karena khawatir nanti adonan terlalu lembek. Lebih mudah menambahkan air daripada adonan kelembekan, dan terpaksa menambahkan terigu. Bisa bisa adonannya kalis, tapi hasil rotinya keras. Biarkan campuran ini 30 menit sampai dengan menggelembung.
4.    Aduk terigu, telur, dan adonan biang. Tuang adonan biang sedikit sedikit. Uleni. Pastikan airnya tidak kebanyakan. Tambahkan mentega ( harusnya garam juga, tapi kelupaan).
5.    Setelah elastic, diamkan 30 menis.
6.    Kempiskan adonan, timbang 30 gram, kemudian diamkan 10 menit.
7.    Ambil adonan, giling, beri isian daging, trus bentuk oval. Letakkan di Loyang yang sudah disemir mentega tipis. Diamkan 45 menit. ( diproses ini aku ketiduran, jadi waktu bangun, adonannya udah segede-gede gaban, saingan sama gedenya bahu paska ngulenin adonan, waka kaka kaka…….)
8.    Lanjutkan saja dengan membentuk ulang supaya adonan agak oval, disemprot dengan saus tomat secara zig zag, kemudian dipanggang kira kira 10 menit ( aku 15 menitan)
9.    Matang dan sajikan…….

selamattt makannn

Selasa, 06 November 2012

Pingin desain toko cake

pingiiiin banget punya logo yang menjadi ciri toko kue ini, meski sedrhana tapi mewakili : cake yang manis, legit, dibuat dan memberikan rasa senang, warna ungu, ada love nya,
tuwaga cake.


ini logo company suami, tuwaga toys, sementara punya istri adalah tuwaga cake, gimanaaaa yaaaa caranya...

Senin, 10 September 2012


MOIST MARMER  RAINBOW

Kepingin banget nih ikutan rainbow week yang lagi  We Ouuu We di jagadnya NCC. Badge nya  bikin naksir abis, and must have item untukku. Bikin blog jadi tambah cantik pastinya!!!
Ini cake terispirasi blog mbak Ricke Just Ordinary kitchen ( ijin nyontek ya mbak.....) yaitu bronis kukus gulung dengan resep nyonya Liem. Tapi karena mau di warna warni jadi bikin bronisnya gak coklat, tapi putih ( bukan bronis jadinya tapi whitenis alias putih manis he he..) . Satu resep dibagi menjadi beberapa warna, yang kemudian dalam satu loyang di warni-warni. Ternyata lumayan ribet juga yah satu loyang berwarni. Malah jadi motif marmer rainbow jadinya.
Loyang pertama dikukus 20 menit. Maksud hati  rencananya mau di gulung, namanya juga bronis kukus gulung, tapi karena ketebelan ( loyang 20 X 20)  akhirnya malah pecah, gak bisa di gulung, ya udah, Cuma di bikin lembaran yang dipotong kotak.  
Loyang kedua dikukus 15 menit aja, dengan harapan cake akan lebih lentur sehingga mudah di gulung, dan hasilnya malah cake patah pas dikeluarin dari loyang. Jadi gak bisa di gulung juga.
Loyang ketiga dikukus juga 15 menit, setelah selesai pengukusan, kemudian tidak langsung dikeluarin dari loyang, dibiarkan di loyang kira kira 15 menit juga, baru dibalik untuk digulung, tetapi ternyata bermasalah karena nempel di loyang. Hu hu huuuu sedih, meskipun rasanya enak, tetapi kurang representatif.
Ya udah untuk modal foto foto kepilih yang ada dibawah iniiii....

Jumat, 09 Maret 2012

Template baru

Alhamdulillah, bakul kuweh yang Gaptek sedang belajar ubah template, dan ternyata berhasil.... berhasil.... ( Dora mode on). Ohhh (panjang dan besaaar)... begini tho cara mengubah template. agak susah juga karena gak tahu apa itu file win zip dll, bahasa yang tidak semudah cara membuat cake ( kalo ini mah alhamdulillah sudah familiar, beda antara kocok dan aduk adonan). seneng, meskipun ada yang masih harus diperbaiki. itung itung ikut meramaikan lagi bursa perdagangan kue on line ( he he he nambahin pengalaman dan jam terbang lagi).
Btw bus way, dah lama nih gak ada pesenan lagi, ada 1-2 tapi tidak terekam jejaknya dalam blog tersayang.

Well, Bismillah, mari kita asah kemampuan dan ketrampilan membuat kue, sayang bahan kue dah dibeli tapi belom dioptimalkan ( bahasa orang mana ini, ...kebanyakan gaul sama pemikir, bukan pembeli kuweh, he he he....)

 
template by suckmylolly.com