Tampilkan postingan dengan label Jajanan tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jajanan tradisional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Makanan jadul



Juadah Tempe Kaliurang, Jogjakarta tercinta

Ha Ha Ha kalo ingin jaman miskin dulu ( he he he miskin, gak miskin miskin amat sih) lha wong bisa tekan Kali urang numpak bis Baker yang terkenal. Trus sampe Kaliurang liat monyet ( wwwwwwwwwwwwuaoooooker monyaet nya , sing mojok mojok di hutan Kaliurang) . Bedanya kalo monyet ngaduk ngaduk makanan bawaan kita, tapi kalo monyaet ngaduk ngaduk perasaanku he he he.
Dulu haraga jadah tempe 2000 dapet 5 jadah. gak pake tempe. Tempe beli ndiri lagi. Ini makanan uuuueeeenak tenan . Pas adem adem nemu jadah anget anget. Ooooh, kapan lagi bisa ke Kaliurang yaaa. Dah bereret buntutnya, dan apa ya masih ada yang jual tu jadah tempe. Apalagi Merapi paska jebluggg.

Selasa, 29 November 2011

MARTABAK TAHU BAYAM

Ini adalah makanan yang sedaaap, mudah, dan yang pasti anakku suka ( wiss kalo anak dah suka, ya sueneng aja bikinnya) . Isa (2 thn) suka banget kalo dibikinin martabak ini ( dibikin seneng, dibeliin apalagi, sing penting ada makanan di atas meja makan). Biasanya yang dimakan sama Isa adalah isinya ( mungkin karena lebih lembab, empuk, dan tidak keras) sementara, kulitnya bakalan dia sisihkan ( terserah siapa yang mau makan, kalo ibunya liat ya sayang makanan kok ndak dimakan, padahal inti dari gorengan adalah rasa kriuk kriuk itu, lha apalagi ini kulit martabak, wis pasti kriuk kriuk menggairahkan , apalagi di cocol sama saus cukanya, slruuuupppp, suuueeeger, lagian juga mubazir kalo dibuang buang, eman eman diiik!!  ha ha ha kebayang ibunya jadi petugas kebersihan!!!)

Balik lagi ke martabak tahu. Biasanya kulit martabak ini cocok di temenin sama apa aja. Suka suka persedian yang tinggal di dapur/kulkas. Kadang ditemuin sama kentang kukus campur wortel n daun bawang, atau daun bawang dan wortel aja, bihun rebus pakai tumis wortel , atau malah ketemu tape ( kalo yang ini namanya tape aroma, pisang aroma, dll).

Terus dalam rangka meningkatkan asupan sayur sayuran, maka jadilah Martabak Tahu Bayam
Bahan :
Kulit martabak siap beli 15 lembar
Tahu putih 10 buah, haluskan
Daun bayam 5 kuntum, Iris lembut
Wortel 1 buah, parut/ potong halus
Daun bawang 1 lembar, iris halus
Telor ayam 1 butir
Lada
Garam
Terigu 1 sdm

Cara membuat :
1. Aduk jadi satu semua bahan, tahu halus, wortel, daun bawang, bayam,
2. Aduk rata dengan telor
3. Tambah garam n lada, cicipi hingga pas
4. Ambil kulit, isi dengan adonan, gulung, rekatkan kulit dengan putih telor ( kemarin aku pakai terigu 1 sendok tambah air sedikit, yang penting nempel dan kulit tidak pecah.)
5. Goreng.
6. Agak dingin sajikan, langsunggggg diserbu sama anak anak
7. Ibu tinggal terpana menyaksikan hidangan yang gak awet dipiring ( cuma numpang lewat piring)


COLENAK






Ikutan ajang iniiiii...


IDFB Challenge #2 (link disini )




Nama makanan ini lucu. Colenak a.k.a Dicocol Enak, ( apa yaa bahasa Indonesianya..) Pokoknya dicocolin pakai saus gula merahnya memang ueenak.
Makanan ini asli Jawa Barat punya. MIL told me the recipe. Sebelumnya aku nggak kenal sama sekali dengan makanan ini. Aku kenalnya tape singkong versi lain.  Yaitu  makanan yang terbuat dari tape singkong yang enak namanya ''Rondho Royal'' ( lucu yaaaa, Janda Royal). Gak tau kenapa dinamakan seperti itu. Tapi makanan itu sangat simpel dan enak, tape singkong goreng tepung. Wis, lezaaat pisan.
Balik lagi ke cerita Colenak. Ceritanya mau ikutan perhelatannya Indonesian Food Blogger yang pada kesempatan kali ini temanya Indonesian Snack. Berharap meskipun simpel cara pembuatannya tetapi juga dapat melestarikan ( mencatat) kuliner asli Indonesia.

Berhubung MIL hanya memberitahukan garis besar bahan tanpa ada takaran pasti, maka makanan ini bisa disesuaikan dengan lidah masing masing. Pingin lebih manis, tinggal tambah (tambahin liat saya) dijamin dueehhhh, muanis buanged.

Berikut resep coba-coba ala saya :
Tape singkong yang mateng pas ( gak kelembekan, tapi juga tidak  keras) ( saya pakai 1 kilo)
Gula merah disisir halus  ( saya 125 gr)
Air untuk merebus gula merah ( 500cc)
1 butir kelapa yang tidak muda dan tidak tua ( sedang/ mengkal) diparut kasar
Kacang tanah sangrai terus ditumbuk kasar (100 gr)
Pandan (2 lembar)

Cara membuat :
1. Rebus air dengan gula merah, tambahkan daun pandan.
2. Setelah gula larut, Saring.
3. Campur air gula merah saring dengan parutan kelapa . Panaskan lagi, biar sampai agak kental.
4. Siapkan pan untuk memangngang tape singkong. Oles dengan mentega
5. Panggang tape, sesekali oles lagi atasnya dengan mentega. ( aku lebih suka yang agak gosong, ketika dimakan ada kres kres nya)
6. Tata di piring , tape panggang, kemudian siram dengan saus gula merah n kelapa, trus taburi dengan kacang tanah sangrai.
7. Siaaaaap  dinikmati



Colenak memang ueenak ( karena  kondisi tape mempengaruhi, maka pilih tape yang manis, kadang kadang tape ada yang asem)

 
template by suckmylolly.com